ADSL, Asymetrik Digital Subscriber Line, adalah teknologi modem kecepatan tinggi yang
banyak melihatnya setidaknya sebagai solusi jangka pendek untuk mengatasi
bottleneck komunikasi data yang dibuat oleh meningkatnya popularitas Internet.
ADSL menyediakan
data rate transfer sampai 8 Mbps, atau 200 kali lebih cepat dari modem
tradisional saat ini, melalui jalur telepon tembaga konvensional, dengan tanpa
interupsi pada POTS (plain-old telephone service). ADSL membagi jaringan
suara dengan bandwidth 1 MHz penuh ke dalam kanal multiple, yang memungkinkan
pelanggan mengakses Internet, memesan video untuk dilihat, dan mengirim fax
atau berbicara melalui telepon, pada saat yang
bersamaan.
Karena ADSL
tidak membutuhkan perubahan yang besar pada infrastruktur telepon yang telah
ada, dapat dikembangkan dengan lebih cepat dan berbiaya rendah dibanding dengan
sistem alternatif lainnya untuk data kecepatan tinggi dan transmisi video. ADSL
memerlukan modem atau line cards pada sentral telepon dan pada rumah pelanggan,
ditambah splitter POTS, yang memisahkan suara dan transmisi data dalam
jaringan.
Dirancang untuk
ujung jaringan dari sentral telepon ke rumah pelanggan, ADSL dapat beroperasi
melalui jarak sejauh 12000 feet (3.7 km) bahkan 18000 feet (5.5 km). Seperti
pada namanya, transmisinyal adalah asimetrik, yang memungkinkan ADSL untuk
menyediakan bandwidth downstream lebih besar ke pelanggan dibanding upstream
dari pelanggan ke jaringan. Hal ini untuk menjaga kebutuhan bandwidth yang
tidak tetap untuk kebanyakan aplikasi, user biasanya men-download data dan
video lebih banyak dibanding data yang mereka kirim ke jaringan.
Tabel.
Hubungan Kecepatan-Jarak Operasional ADSL
Mode transmisi
ADSL bersifat asimetrik. Biasanya pengiriman data seperti film atau gambar dari
sumber layanan (server) ke arah pelanggan (downstream) membutuhkan
kecepatan transmisi yang tinggi. Hal ini disesuaikan dengan karekteristik
pelanggan yang lebih banyak melakukan download daripada upload.
Sementara sinyal informasi yang dikirim dari pelanggan (upstream) hanya
berupa perintah-perintah untuk proses pengiriman/penerimaan sinyal, sehingga
kecepatan data yang dibutuhkan relatif rendah.
Kecepatan data
yang bisa dilayani oleh modem ADSL ini bervariasi yaitu:
a. Downstream
mulai dari 2 Mbps hingga 8 Mbps.
b. Upstream mulai
dari 64 Kbps hingga 1 Mbps.
Saat ini ada dua
sistem transport yang digunakan dalam ADSL yaitu berbasis jaringan ATM (Asyncrounus
Tranfer Mode) dan berbasis Ethernet (10 Base- T). Teknik line coding yang
digunakan adalah DMT (Discrete Multi Tone). Teknik line coding DMT
memberikan keuntungan dimana sistem lebih tahan terhadap derau/noise atau
interferensi. Disamping itu dengan menggunakan DMT memungkinkan ADSL menjadi rate
adaptive (kecepatan transmisi dapat berubah relatif mengikuti performansi
jaringan kabel tembaga yang digunakan sebagai media transmisinya). Dengan
menggunakan DMT juga dimungkinkan terjadinya proses inisialisasi jaringan untuk
menentukan sampai pada tingkat kecepatan berapa jaringan tembaga dapat mentransmisikan
data dengan aman. Sementara pada teknik konvensional jika performansi kabel
turun kualitasnya, maka sinyal yang dimodulasi/demodulasi oleh modem akan menjadi
rusak.
ADSL membagi
bandwith menjadi tiga bagian:
a. Band
frekuensi rendah (0 ~ 4 kHz) untuk voice (POTS) atau fax G.3.
b. Band
frekuensi tinggi (38 kHz ~ 1.2 MHz) untuk data.
c. Antara 4kHz -
38kHz digunakan sebagai .guard band.
Dilihat dari bentuk
spektrrum frekuensinya, digambarkan sebagai berikut :
Grafik.
Spektrum Frekuensi ADSL
Konfigurasi ADSL dalam
aplikasinya digambarkan sebagai berikut:
Gambar.
Topologi ADSL
Secara umum,
teknologi ADSL mempunyai karakteristik sebagai berikut:
a. Jumlah pair
kabel = 1 pair kabel.
b. Mode
transmisi = asimetrik (downstream > upstream).
c. Kecepatan
akses downstream sampai dengan 8 Mbps.
d. Kecepatan
akses upstream sampai dengan 1 Mbps.
e. Multi rate
(adjustable rate dan adaptive rate).
f. Interface =
Ethernet, USB.
g. Aplikasi:
•
Internet kecepatan tinggi (high speed internet access).
•
VoD, MoD, KoD dan sebagainya.
• Warnet, hotel, SOHO
dan sebagainya.
Gambar.
Konfigurasi ADSL
Keunggulan
ADSL
aa. Dibandingkan
dengan 56k modem, DSL mampu menawarkan kecepatan hingga 125x lebih cepat.
Kecepatan ini memungkinkan Anda untuk bias ber video teleconfence ataupun
menonton film di internet.
b. Biaya
koneksi DSL biasanya flat dan relatif murah, jadi Anda bebas menggunakan tanpa
perlu takut kelebihan Biaya. Namun saat ini Telkom membatasi pemakaian hingga
1Gb (±10,000 halaman web).
c. Tidak
perlu dial-up lagi, begitu komputer hidup, koneksi langsung tersambung dan
tersedia 24 x 7.
d. Biasanya perusahaan telephone yang paling terjamin,
dimana hanya beberapa saat down time dalam setahun.
e.Karena
koneksi dilakukan dengan kabel sendiri, maka setiap pelanggan mendapatkan
masing-masing koneksi point-to-point ke internet. Sehingga kestabilan koneksi
dan keamanan lebih terjamin.
thank to :
- http://www.pataka.net/2007/07/15/teknologi-komunikasi-data/
- dan kepada semuanya yang saya lupa lagi. maaf ya..